Paris Saint-Germain (PSG) kembali bertakhta di Eropa. Klub asal Prancis itu sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah menumbangkan Arsenal di Budapest, Hongaria. Pertandingan berjalan sengit dan harus ditentukan melalui drama adu penalti.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Gelandang PSG, Vitinha, tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Menurut Vitinha, musim ini berjalan sangat gila bagi timnya. Badai cedera dan minimnya persiapan sempat mengancam konsistensi performa skuad Les Parisiens.
"Musim ini sangat panjang dan penuh dengan cedera. Pertandingan melawan Arsenal malam ini menjadi rangkuman perjuangan kami. Ini adalah musim yang gila dengan banyak pasang surut," kata Vitinha kepada jurnalis José Barroso dari L'Équipe.
Vitinha terpilih sebagai pemain terbaik dalam laga final tersebut. Perannya di lini tengah menjadi kunci permainan PSG sepanjang musim. Namun, pemain asal Portugal itu memilih untuk merendah dan memuji kerja keras seluruh anggota tim.
Berdasarkan pernyataan Vitinha, kunci sukses PSG terletak pada kedalaman skuad yang harmonis. Pemain pengganti seperti Gonçalo Ramos dan Lucas Beraldo mampu tampil dingin saat mengeksekusi penalti. Kebersamaan ini yang membuat PSG menjadi tim tangguh.
Pelatih Luis Enrique menjadi sosok krusial di balik mentalitas juara PSG. Sejak musim panas lalu, mantan pelatih Barcelona itu terus memotivasi tim untuk mengejar trofi Liga Champions kedua. Target tersebut kini berhasil diwujudkan dengan sempurna.
"Luis Enrique adalah sosok utama di balik keyakinan ini. Dia selalu ingin menang dan tidak pernah puas. Saya berharap dia terus mendorong kami lebih jauh lagi," ujar Vitinha menambahkan.
Keberhasilan beruntun ini membuat para pemain PSG menjadi incaran klub-klub raksasa Eropa lainnya. Menanggapi rumor transfer tersebut, Vitinha menilai ketertarikan klub lain adalah hal yang wajar. Prestasi dalam dua tahun terakhir menjadi buktinya.
Vitinha menegaskan bahwa PSG saat ini adalah tim terkuat di benua biru. Dinamika sepak bola memang cepat berubah, tetapi pencapaian malam ini tidak bisa dibantah. "Hari ini kami bisa mengatakan bahwa kami adalah yang terbaik di Eropa," pungkasnya.