Petenis muda Moïse Kouame tetap mempertahankan senyumnya. Alejandro Tabilo menyingkirkannya pada putaran ketiga turnamen Roland-Garros pada hari Sabtu. Moïse Kouame kemudian menghadiri konferensi pers dengan mengenakan jersi PSG. Sang bintang baru turnamen tidak bisa menonton seluruh laga final Liga Champions karena jadwal tanding yang bersamaan. Namun dia sangat menikmati hasil akhir pertandingan tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pernyataan Moïse Kouame di depan para jurnalis, dia sempat menyaksikan momen krusial pertandingan. "Saya melihat adu penalti, saya pikir itu momen paling buruk! Sejujurnya, saya sangat senang. Ini menjadi sedikit penghibur atas kekalahan pertandingan saya. Selamat untuk mereka, mereka menunjukkan ketangguhan dan kejelasan yang luar biasa. Itu sangat hebat," ujar Moïse Kouame.
Moïse Kouame bahkan sudah mengenakan jersi klub tersebut sejak sesi pemanasan sebelum bertanding. Kedekatan emosional menjadi alasan utama sang petenis begitu mencintai klub asal ibu kota Prancis tersebut. "Saya lahir di Paris, saya sudah menjadi penggemar sejak kecil. Melihat mereka menang dua kali berturut-turut hanya bisa membuat saya dipenuhi kebahagiaan," tambah Moïse Kouame.
Mengenai karier tenisnya, pemain berusia 17 tahun itu menulis pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya. Berdasarkan unggahan tersebut, Moïse Kouame menyatakan bahwa Roland-Garros kali ini akan tetap tinggal "selamanya di dalam hati saya". Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Federasi Tenis Prancis atas undangan yang diberikan, serta kepada tim dan keluarganya.
Moïse Kouame menutup pernyataannya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh pendukung yang setia. "Dan tentu saja untuk Anda semua, yang telah mendukung saya selama tiga pertandingan ini, di seluruh dunia, di depan layar kaca Anda atau di dalam stadion. Saya akan kembali tahun depan, dengan tekad yang sama dan berharap bisa melangkah lebih jauh lagi," tutup Moïse Kouame.