Portugal memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang yang mengecewakan. Juara Eropa tersebut ditahan 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada hari Rabu. Namun, laga ini menjadi panggung pembuktian bagi Vitinha. Gelandang asal klub PSG tersebut berhasil memecahkan dua rekor sekaligus.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut data dari Opta, Vitinha menjadi pemain dengan catatan operan terbanyak untuk penampil di bawah 90 menit sepanjang sejarah Piala Dunia sejak 1966. Dia bermain selama 83 menit. Dalam kurun waktu tersebut, sang gelandang melepaskan total 128 operan. Berdasarkan statistik resmi, sebanyak 121 operan di antaranya berhasil menemui sasaran dengan akurat.
Pertandingan tersebut juga melahirkan catatan unik lain di abad ke-21. Menurut Opta, ini adalah laga Piala Dunia pertama yang menampilkan dua gol sundulan dari pemain berpostur di bawah 180 sentimeter. Gol pertama dicetak oleh gelandang PSG Joao Neves yang bertinggi badan 1,74 meter pada menit keenam.
Gol tersebut membuat Joao Neves menjadi pemain termuda ketiga asal Portugal yang mencetak gol di Piala Dunia pada usia 21 tahun. Dia berada di bawah Cristiano Ronaldo dan Gonçalo Ramos. Jelang turun minum, penyerang Newcastle Yoane Wissa yang bertinggi badan 1,76 meter berhasil menyamakan kedudukan untuk Republik Demokratik Kongo pada menit ke-45+5.